Jangan Menyampah Sembarangan

Hari ini kita pergi ke salah satu taman rekreasi di kota Malang, letaknya tidaklah seberapa jauh tapi cukup memakan waktu selama 2 jam perjalanan untuk sampai tujuan..
Kenapa? Karena hari ini adalah hari libur, semua warga ingin pergi ke tempat wisata saat liburan (apalagi kebetulan semua anak sekolah mendapat tiket promosi gratis dari taman rekreasi tersebut, meskipun orang tua yang mengantar tetap harus membayar dans emua sekolah menganjurkan untuk memanfaatkan momen tersebut)..
Alhasil jalanan macet padat merayap, bukan karena jalannya yang sempit tetapi karena tidak ada lagi toleransi antar pengguna jalan, mereka semua ingin sampai lebiih awal, mereka semua kurang patuh rambu-rambu, mereka semua tidak sabar karena panasnya kota dan mereka semua sudah merasa jalan adalah hak mereka menggunakan seenaknya.. (Sedikit curhat, mungkin itu akibat mendapat SIM bajakan).

Oke.. setelah perjalanan panas panjang yang melelahkan selama hampir dua jam akhirnya sampai ke tempat tujuan..
Sebelum sampai tiket pintu masuk kita dihadang oleh pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya tepat dijalan umum menghadang para pengguna jalan, loketpun mengular dan ada saja yang menyerobot, itulah pemandangan umum di negara kita.. Saat kondangan pun kebanyakan ibu-ibu menyerobot untuk mengambil jatah makanan gratis karena takut gak kebagian, mereka nyerendel dengan bawaan piring penuh makanan dan sangatlah hebat karena mereka selalu bisa menghabiskan seluruh makanan yang dihidangkan.

Kita memasuki taman rekreasi yang semestinya memang tempat rekreasi dari kebisingan kota, ruwetnya tata kota atau sebagai relaksasi terpapar polusi..
Tapi apa nyatanya?… Continue reading

Advertisements