Bukan Puisi Cinta

Hatiku Memar, Beret dan Rengat
Dibuat beberapa tahun yang lalu, 5 atau 7 tahun yang lalu.. 
Kamu itu sangatlah lucu sehingga mampu membuatku tertawa terpingkal-pingkal terjungkal dan terjerembab.
Kamu itu antik sehingga membuatku ingin selalu menjagamu agar tidak jatuh dan ‘rengat’ retak lalu punah.

Kamu itu indah seperti lukisan Picasso hingga ingin kubingkai dan kurantai agar tak hilang. 

Kamu seperti air yang menyejukkanku saat berkeringat dan dahaga tapi kamu juga api yang menghangatkanku dan membuat matang semua masakanku.

Mungkin kamu bisa membuatku sakit jantung karena setiap menatapmu adrenalinku mengalir begitu kencang gemetar seluruh tubuhku sepertinya aku demam..kamu melihatku begitu pucat dan tolol.
Saat kau panggil namaku rasanya seperti Chris Martin berbisik di telingaku menyanyikan ‘Yellow’nya yang merdu itu..se Yellow perasaanku padamu..

Mungkin aku ini Bandung Bondowoso yang jatuh cinta pada Roro Jonggrang..

Kamu tak tahu aku sangat memujamu andai kamu mau mungkin kubangunkan seribu candi untukmu tapi sayangnya aku tak sesakti Bandung Bondowoso tapi aku bukan Roro Jonggrang yang mengkhianatimu.
Kamu itu sangatlah kuat sehingga membuatku remuk redam.
Kamu bagai film Taken yang membuatku menangis tersedu-sedan.

Andai bisa kamu kujadikan batu mungkin sakitku tak akan seperti ini karena masih bisa kupandangi bentukmu..

Hahahha..aku tertawa karena kamu sangatlah lucu dan kini aku terjungkal terjerembab berusaha bangkit dari rasa sakit.

Advertisements