Her First Puree 


Hari ini, anak ketiga berusia 6 bulan. Banyak perubahan di usia ini.. Sepertinya dia mulai sadar lingkungan.. Dia mulai melihat banyak hal, responsif berkembang.

Saat melihat kakaknya makan, dia memperhatikan dan segera memasukkan jarinya ke dalam mulutnya.. Itulah perkenalannya.

Dia telah menunjukkan keinginan untuk mengetahui banyak hal, termasuk makan.

Makan adalah proses tumbuh kembang dan belajar, tubuhnya mulai dapat dilatih menerima asupan selain ASI.

Seperti anak pertama dan kedua, suatu hal yang menyenangkan memperkenalkan makan. Tak semua makanan boleh diperkenalkan, kali ini aku membuat makanan pertamanya.


Ya.. Ini adalah labu Jepang kukus.. Warna yang indah, rasa lezat kaya vitamin. Cukup dikukus lalu dihaluskan dan ditambah ASI ataupun air hangat hingga kekentalan yang diinginkan.

Anak sukaaa.. Pengalaman makan pertamanya yang menyenangkan. 😋

Advertisements

Buku Cerita Bergambar

  
Erja, begitu panggilannya senang sekali berimajinasi berkelana dengan dunianya.. Kupikir-pikir seperti aku saat kukecil dahulu 😊

Ide-ide lucu kadang muncul di pikirannya, seperti kali ini, dia membuat buku mini cerita bergambar.

Dia potong beberapa kertas folio hingga berukuran kecil, dia lipat seperti buku dan dijilid dengan stepler. Dia mulai menggambar dan membuat ide cerita tentang seorang anak yang senang berpetualang, dalam buku itu petualangan di sebuah taman bunga..

Kubantu membuat ceritanya dan membantunya mewarna. Gambarnya lucu sangat anak-anak, karena memang dia masih berumur 8 tahun. 

  
Nah itulah buku cerita bergambarnya yang mini itu.. 😘😍

Resep Brownies Penuh Cinta

  
Libur panjang telah tiba, anak sekolah menikmati harinya bermain suka cita bersama teman dan keluarga.
Dunia mereka memang penuh warna, sejak pagi mereka melakukan semua permainan hingga tubuhnya meminta energi lebih.
Mereka senang sekali menikmati jajanan yang melalui proses, kali ini mereka kuajak mengacak-acak dapur dengan sihir coklat legit yang menggoda, mereka antusias menyiapkan segala ramuannya.
Mereka mulai mencari bahan, menimbang dan mengaduk, nah ini ceritanya:

Bahan yang diperlukan:

    113 gr unsalted butter

      180 gr gula (boleh dikombinasikan dengan 100 gr gula putih, 80 gr brown sugar)

        2 btr telur

          1 tsp vanila ekstrak

            45 gr coklat bubuk

              65 gr tepung terigu protein sedang

                1/4 tsp garam

                  1/4 tsp baking powder

                  Untuk bahan frostingnya:

                    3 tbs unsalted butter

                      3 tbs coklat bubuk

                        1 tbs madu

                          1 tsp vanila ekstrak

                            100 gr gula halus

                            Nah ini dia cara meramunya:
                            Lelehkan butter hingga cair, angkat. Tuang gula dan aduk rata, tambahkan telur dan vanila aduk hingga semua tercampur.
                            Masukkan coklat bubuk, tepung, garam dan baking powder, aduk hingga tercampur rata dan lembut.
                            Tuang dalam loyang yang telah dioles mentega dan taburan tepung.
                            Oven pada suhu 180°C api atas bawah selama 25 menit – 30 menit.
                            cara membuat frosting:
                            Hancurkan butter hingga lembut masukkan coklat, madu, vanila dan gula halus, aduk hingga lembut.
                            Oleskan pada brownies yang telah hangat, ratakan.

                            Dan anak-anak senang menikmatinya, selain mereka yang membuat melalui proses menimbang, mengaduk, mencampur hasilnya pun nikmat dengan tambahan sihir cinta anak-anak lucu..
                            Nyumm sekejab habis! 😍

                            DIY Super Easy Wayang Kertas

                            Dia tampak serius dengan kertasnya, dahinya mulai mengkerut bola matanya yang lebar berputar tanda mulai mencari inspirasi.

                            Dengan langkah lincahnya, dia mulai berlari ke sudut laci mengobrak-abrik seluruh isinya demi mendapatkan sebuah gunting, selotip, sedotan dan stik es krim yang sengaja pernah dia kumpulkan.

                            Tanpa suara, mukanya yang lucu mulai sedikit tambah lucu, kembali ke tempat uhmm lantai tepatnya tempat dia berkreasi. Dia mulai melipat kakinya, tangannya yang mungil mulai bekerja. Coret-coret di kertas, menggunting, dia raih sedotan, dia raih selotip dan.. Walllaaaa.. Kertas wayangnya siap dipentaskan.

                            IMG_2389.JPG

                            IMG_2394.JPG

                            IMG_2384.JPG

                            Dia mulai membuat panggung kardus untuk memainkan wayangnya.
                            Dan kita menonton dengan bahagia sekaligus bingung.. Cerita apa yang dia tayangkan?..
                            Umm but I’m proud ’bout her!
                            Love your kids.. 😉

                            Pada Suatu Hari..

                            Pada suatu hari, ketika sang ayah tebaring sakit di rumah sakit, si Ibu menemani dengan senyum dan sabar disebelah sang ayah.
                            Ketika itu sang Ibu menanyakan kabar kedua putrinya yang berada dirumah melalui facetime, dan apa yang sedang dilakukannya?..

                            20140205-093253.jpg

                            Ternyata mereka sedang asik upil-upil!

                            Tukang Foto vs Model

                            20121223-211817.jpg

                            Mereka tidak lagi bermain petak umpet atau layang-layang, Itu karena memang diluar hujan turun amatlah deras dan waktu telah menunjukkan pukul 20.25 waktu bagian barat.
                            Mereka tak juga segera tidur karena besok hari libur, dan apa yang dilakukannya?
                            Apa saja yang mereka temukan dengan gembira mereka mainkan..

                            Mereka beraksi seperti tukang foto dan model madul.. 😉
                            Hai hai.. Lucu.. 😉

                            They act like a pro!