Biskuit Pisang Pertama

Biskuit pisang tak hanya bayi, dewasapun senang

Anak ketiga telah berusia 8 bulan, saat ini ketertarikan dengan lingkungannya adalah memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Mungkin itulah kontak perkenalannya.

Tak ingin semut, batu, sandal, rambut masuk ke dalam mulut kubuatkan saja biskuit untuk tahap perkenalan pertamanya. Dengan bahan utama pisang dan oat, membuatnya merasa senang.

Bahannya:

  • 120 g bubur sereal bayi rasa pisang
  • 120 g oat dihaluskan 
  • 1 buah pisang matang dihaluskan
  • 2-3 sdm coconut oil
  • Air hingga mendapatkan adonan Cookies, tidak terlalu kering dan tidak pula terlalu lembek
  • 3 bh puree kurma (optional)
  • Sedikit bubuk kayu manis

Caranya:

Campur semua bahan menjadi satu. Pipihkan dan cetak sesuai keinginan.

Oven dengan panas 160 C selama 15-20 menit.

Ditata di atas loyang.

Simpan dalam wadah kedap udara.


Dia pun merasakan. Nyumm

Note: 

karena oat membuat karakter biskuit sedikit lebih keras, oat bisa digantikan dengan tepung gandum atau tepung terigu serbaguna dan penambahan cairan.

Advertisements

Her First Puree 


Hari ini, anak ketiga berusia 6 bulan. Banyak perubahan di usia ini.. Sepertinya dia mulai sadar lingkungan.. Dia mulai melihat banyak hal, responsif berkembang.

Saat melihat kakaknya makan, dia memperhatikan dan segera memasukkan jarinya ke dalam mulutnya.. Itulah perkenalannya.

Dia telah menunjukkan keinginan untuk mengetahui banyak hal, termasuk makan.

Makan adalah proses tumbuh kembang dan belajar, tubuhnya mulai dapat dilatih menerima asupan selain ASI.

Seperti anak pertama dan kedua, suatu hal yang menyenangkan memperkenalkan makan. Tak semua makanan boleh diperkenalkan, kali ini aku membuat makanan pertamanya.


Ya.. Ini adalah labu Jepang kukus.. Warna yang indah, rasa lezat kaya vitamin. Cukup dikukus lalu dihaluskan dan ditambah ASI ataupun air hangat hingga kekentalan yang diinginkan.

Anak sukaaa.. Pengalaman makan pertamanya yang menyenangkan. 😋